Dear God,
aku percaya Kau telah mengenalku,
bahkan sebelum aku mengenal diriku sendiri,
ya, aku adalah anakMu yang tidak taat,
bukan anak yang baik dan sangat jarang patuh ..
lebih suka mendikte dibanding duduk diam, mendengarkan
jatuh di sebuah lubang sudah seperti hobiku ..
Dear God,
Engkau tau, Bapa?
bagaimanapun, menjauhi kasihMu adalah bukti kebodohanku,
tegur aku saat aku salah,
panggil aku saat aku jauh,
tarik kembali hatiku saat dunia mencoba mengambilnya,
Hukum aku, namun tolong jangan tinggalkan aku ,
dan (selalu) peluklah aku saat aku kembali :')
Dear God,
setiap detik adalah kasihMu,
dan anakMu yang kotor ini tak layak,
tak pantas untuk meminta lebih banyak hal untuk dirinya,
hanya saja izinkanlah kiranya ia menerima belas kasihMu,
yang memampukannya memandang apa yang baik menurut Engkau, Bapa ..
Dear God,
Terimakasih untuk kesabaranMu,
Terimakasih untuk kesempatanku menulis,
Terimakasih untuk waktu yang telah Kau luangkan untuk membacanya,
Terimakasih untuk setiap jawaban atas tangisku saat aku berlutut,
Terimakasih juga untuk telinga yang Kau sediakan untukku berseru,
yang tanpa memintanya, aku percaya Engkau mendengarnya ..
anakMu yang nakal,
There
aku percaya Kau telah mengenalku,
bahkan sebelum aku mengenal diriku sendiri,
ya, aku adalah anakMu yang tidak taat,
bukan anak yang baik dan sangat jarang patuh ..
lebih suka mendikte dibanding duduk diam, mendengarkan
jatuh di sebuah lubang sudah seperti hobiku ..
Dear God,
Engkau tau, Bapa?
bagaimanapun, menjauhi kasihMu adalah bukti kebodohanku,
tegur aku saat aku salah,
panggil aku saat aku jauh,
tarik kembali hatiku saat dunia mencoba mengambilnya,
Hukum aku, namun tolong jangan tinggalkan aku ,
dan (selalu) peluklah aku saat aku kembali :')
Dear God,
setiap detik adalah kasihMu,
dan anakMu yang kotor ini tak layak,
tak pantas untuk meminta lebih banyak hal untuk dirinya,
hanya saja izinkanlah kiranya ia menerima belas kasihMu,
yang memampukannya memandang apa yang baik menurut Engkau, Bapa ..
Dear God,
Terimakasih untuk kesabaranMu,
Terimakasih untuk kesempatanku menulis,
Terimakasih untuk waktu yang telah Kau luangkan untuk membacanya,
Terimakasih untuk setiap jawaban atas tangisku saat aku berlutut,
Terimakasih juga untuk telinga yang Kau sediakan untukku berseru,
yang tanpa memintanya, aku percaya Engkau mendengarnya ..
anakMu yang nakal,
There
Tidak ada komentar:
Posting Komentar