Laman

Rabu, 05 September 2012

Aku adalah si egois.
Memahamimu mungkin juga sulit.
Proses ini sepertinya akan panjang.
Dan bila di persimpangan nanti kau pergi.
Maaf jika aku takkan memilih untuk memperjuangkanmu sendiri.
Aku tak cukup kuat meyakinkan diriku, dan mengalah serta membiarkanmu memilih mungkin adalah hal yang tepat.
Aku adalah si egois.
Yang membenci perubahan, dan terlalu peka pada perbedaan perlakuan.
nanti mungkin tak sama.
Maaf jika saat itu aku belum siap dan meyakinkan diri untuk mundur.
Aku hanya tak mampu tenggelam dalam adaptasi yang mungkin akan sedikit melukai.
Aku adalah si egois.
Yang telah berusaha percaya pada kita.
Tapi kepercayaan yang tertanam tak benar benar ampuh mengikis ketakutan.
Takut terluka, takut melepasmu.
Aku adalah si egois.
yang terlalu banyak menuntut ini atau itu.
Dibalik ini atau itu, aku hanya ingin melihat keseriusanmu, dengan caraku.
Bila itu mnyulitkanmu.
Aku janji tak akan mengijinkan dendam tinggal jika akhirnya aku dan kamu tak lagi bernaung pada kata kita.
Mungkin marah itu akan menyala.
Tapi percayalah, itu amarah terakhir yang aku punya, untukmu.
Jadi jika kamu tak keberatan, tolong mengerti.

Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar